Harga BBM Di Aceh Melonjak, Tokoh Agama Serukan Kejujuran

Tokoh Agama Di Aceh Kecam Keras Lonjakan Harga BBM di Pidie di Tengah Banjir: “Perbuatan Haram dan Tercela”.

PIDIE (Saluran Aceh) – Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Pidie kembali memicu keresahan warga.

Di tengah situasi banjir yang telah melumpuhkan aktivitas masyarakat, sejumlah SPBU dan pengecer diduga menaikkan harga BBM hingga mencapai Rp20.000 per liter, jauh melampaui harga resmi pemerintah.

Tokoh agama setempat, Ustaz Muhammad Fadli, mengecam keras praktik tidak bermoral tersebut. Ia menegaskan bahwa mengambil keuntungan berlipat ganda dari penderitaan orang lain adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan, baik secara hukum maupun syariat.

"Memanfaatkan kesulitan orang lain untuk meraup keuntungan adalah perbuatan haram dan tercela. Semua pihak seharusnya menahan diri dan membantu warga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Ustaz Fadli, Minggu (30/11).

Pantauan Saluran Aceh di lapangan menemukan sejumlah pengecer memang sengaja menaikkan harga dengan alasan antrean panjang yang kerap berlangsung hingga larut malam. 

Bahkan, beberapa pedagang eceran diduga bekerja sama dengan pihak SPBU untuk mendapatkan jatah BBM lebih cepat demi keuntungan lebih besar, meski warga sedang dalam tekanan akibat banjir yang melanda Pidie.

Situasi ini menambah beban masyarakat yang sudah kesulitan mengakses kebutuhan dasar. Warga berharap pemerintah daerah dan aparat terkait turun tangan untuk menindak tegas oknum yang memanfaatkan keadaan darurat demi keuntungan pribadi.


#Pidie #BanjirPidie #KrisisBBM #UstazFadli #SaluranAceh #BBMMahal #BanjirAceh #PidieDarurat #AcehUpdate #StopPenimbunan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MASYARAKAT KEMUKIMAN GAPUI, INDRAJAYA PIDIE SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR MEREUDU PIDIE JAYA

Malaysia Kirim Bantuan Obat-Obatan Senilai RM 1 Juta untuk Aceh